Kamis, 13 Januari 2011

Hutan Mangrove Surabaya


Kawasan Hutan Lindung di Surabaya
Sebuah kawasan yang belum pernah terfikir manfaatnya oleh manusia. Hanya digunakan sebagai suatu pemandangan yang biasa oleh para nelayan yang berlalu lalang untuk pergi dan pulang dalam mengais rezeki. Ya, itulah kawasan hutan Bakau yang terletak di sisi paling Timur Wonorejo. Atas usulan dari penduduk setempat, dan belajar menemukan manfaat-manfaat yang didapatkan dari Hutan Bakau itu sendiri, keberanian untuk mengusulkan kawasan Hutan Bakau untuk menjadi Wisata Mangrove dapat terealiasi. Dengan bantuan oleh beberapa birokrasi yang masih peduli dengan keberagaman spesies tanaman dan biota laut yang ada di sana.
Dengan hanya merogoh kocek sebesar Rp 25.000,00 saja, kita sudah dapat menikmati Kawasan Hutan Mangrove yang terletak sekitar 4 km dari daerah transit, pertama kali kita tiba.


Lantas, bagaimana ketika Kawasan Hutan Mangrove semakin banyak didatangi orang ? tidakkah ada rasa khawatir kita akan kerusakan alam yang semakin terjadi karena ulah manusia? Apalagi, sekarang akan dibangun Komplek Perumahan yang ada di Wonorejo, dengan memanfaatkan wilayah yang strategis dekat dengan Kawasan Wisata Hutan Mangrove. Bapak Wahid, salah satu pengelola Kawasan Wisata Hutan Mangrove mengutarakan jawabannya “Aliran sungai yang terdapat di Kawasan Hutan Mangrove ini adalah satu-satunya jalan bagi para nelayan untuk pergi menangkap ikan. Dan sudah berpuluh tahun, mereka malah bisa member keberlangsungan hidup bagi biota laut yang ada di dalam sana. Sehingga, dengan dibukanya Kawasan Wisata Mangrove, diharapkan para pengunjung juga dapat melestarikan dan memperbanyak spesies tumbuhan yang ditanam di sana. Karena kami juga membuka peluang untuk bersama-sama melakukan penanaman kembali pada Hutan Mangrove ”
Selain melestarikan alam yang terdapat di Surabaya, Pengelola Kawasan Hutan Mangrove ini juga memanfaatkan kawasan ini sebagai sarana edukasi bagi pengunjung. Selain dapat menikmati keindahan sungai yang diapit oleh Hutan Bakau, pengunjung juga mendapatkan pembelajaran baru mengenai keberagaman spesies yang terdapat di sana. Pada event tertentu pula, terdapat semacam penyuluhan tentang pentingnya melestarikan keanekaraaman yang ada di lingkungan sekitar. Tidak jarang juga terdapat kelompok pecinta alam yang melakukan reboisasi di Hutan Mangrove.




Tujuan dari adanya Hutan Mangrove juga tidak lepas dari pemberdayaan masyarakat yang terdapat di daerah Wonorejo itu sendiri. Dari rakyat oeh rakyat dan untuk rakyat. Di mana selain untuk membantu mengelola Kawasan Wisata Hutan Mangrove sebagai pekerja di sana, penduduk juga diajak untuk berwirausaha. Dengan keterampilan yang mereka miliki.
Untuk pengelolaan hutan mangrove sendiri, dana yang didapatkan merupakan dana bantuan dari Dinas Pariwisata Kota Surabaya dan Dinas Kehutanan. Selain itu, danajuga didapatkan dari pendapatan kunjungan ke Wisata Hutan Mangrove. Dana tersebut digunakan untuk membangun fasilitas-fasilitas menunjang yang terdapat di daerah wisata tersebut. Rencana pembangunan yang dilakukan antara lain membangun kios PKL di area transit pengunjung dan membuat Jogging Track sebagai penghubung ke arah Wisata Hutan Mangrove, bila pengunjung malas unuk naik perahu, atau sekedar ingin menikmati pemandangan yang ada di sekitar saja.
Banyak sekali manfaat yang terdapat di Kawasan Wisata Hutan Mangrove. Satu-satunya tempat wisata alami yang mempunyai spesies paling banyak di Indonesia, yaitu lebih dari 16 spesies tanaman yang ada disana. Untuk itu, kenapa kita masih harus berpikir panjang untuk ikut melestarikan kawasan Hutan Lindung satu-satunya di Surabaya ?.
Selengkapnya...

Pesona Kawah Ijen




Untuk menuju ke kawah ijen, perjalanan akan melintasi keindahan hutan lindung dan perkebunan kopi. Terkadang, di sepanjang perjalanan menuju ke kawah ijen, terlihat para pekerja tambang belerang sedang berada dalam kendaraan truk pengangkut menuju ke kawah ijen, perjalanan sangat menantang dan tentunya menguras tenaga.
Kawah IjenAkhirnya kami tiba di kawasan paltuding, daerah yang merupakan titik awal menuju ke kawah ijen. Untuk mengembalikan tenaga yang terkuras, kami pun sepakat untuk beristirahat sejenak.
Pagi pun menjelang. Tepat pukul 5 waktu Indonesia barat, kami pun melanjutkan perjalanan menuju ke kawah Ijen. Perjalanan wisata ke kawah ijen, dimulai dari Paltuding yang merupakan sebuah pos Perhutani di kaki gunung Merapi- Ijen. Untuk menuju ke kawah ijen seorang pemandu sangat diperlukan.

Jalan tanah menanjak dengan ketinggian dua ribu empat ratus meter di atas permukaan laut akan kita lalui dengan berjalan kaki. Menurut baim, kendaraan bermotor hanya dikhususkan bagi petugas vulkanologi.
di sepanjang perjalanan, akan terlihat para pengangkut belerang yang sejak pagi telah beraktivitas. Tidak jarang para pekerja pun menyarankan kami untuk selalu berhati hati dalam perjalanan. Para pekerja ini umumnya berasal dari banyuwangi dan bondowoso.



perjalanan menuju ke kawah ijen membuat kita menghargai hidup dan kehidupan. Para perkerja dengan tekun mengangkut belerang dengan beban mencapai berat delapan puluh lima kilogram per sekali angkut. Beban ini luar biasa berat apalagi kalau harus diangkut melalui dinding kaldera yang begitu curam menuruni gunung sejauh tiga kilometer. Penghasilan yang diterima seorang penambang belerang dalam sekali angkut rata-rata lima puluh satu rupiah karena upah angkut per kilogramnya dihargai enam ratus rupiah. Satu orang penambang biasanya hanya mampu membawa satu kali angkut setiap harinya mengingat beratnya pekerjaan dan jalan yang dilalui.
Semua penambang akan berkumpul di bangunan bundar kuno peninggalan Belanda yang dikenal dengan “Pengairan Kawah Ijen” yang sekarang disebut sebagai Pos Bundar. Dipos inilah para penambang menimbang muatannya dan mendapatkan secarik kertas tentang muatan dan nilainya.

Kawah IjenDanau kawah ijen merupakan sebuah danau yang terletak di bagian puncak gunung Ijen. arena proses letusan gunung kawah tersebut dipenuhi air sehingga terbentuklah danau kawah yang sangat indah dan menakjubkan. Danau kawah ijen ini airnya berwarna hijau toska dan ber-pH sangat asam.
Kawah IjenDi sebelah tenggara terdapat lapangan solfatara yang merupakan dinding danau kawah ijen. Tiba di bibir kawah pemandangan menakjubkan akan segera tersaji di depan mata. Sebuah danau hijau dengan diameter sekitar satu kilometer yang berselimutkan kabut dan asap belerang berada jauh dibawah. Dari sini pengunjung bisa melihat penambang-penambang belerang yang berada di dekat danau.
Kawah IjenUntuk menuju ke danau, pengunjung harus menuruni bebatuan tebing kaldera melalui jalan setapak yang juga biasanya dilalui oleh para penambang. Sapu tangan basah sangat diperlukan disini karena seringkali arah angin bertiup membawa asap menuju ke jalur penurunan. Air kawah cukup tenang dan berwarna hijau kebiru-biruan. Pemandangan di sana terlihat begitu menakjubkan di pagi hari.
keunikan ijen lainnya adalah tempat penambangan belerang yang sangat tradisional yaitu proses pengangkutannya memakai cara dipikul tenaga manusia. Penambangan tradisional ini konon hanya terdapat di Indonesia yaitu di Welirang dan Ijen. Tempat pengambilan belerang terdapat di dasar kawah sejajar dengan permukaan danau.
Batu-batuan belerang inilah yang akan diambil oleh pekerja tambang. sebelumnya belerang dipotong dengan bantuan linggis dan kemudian langsung diangkut menggunakan keranjang.
Kawah IjenGunung kawah ijen memiliki sumberdaya gunung api bervariasi dan sangat potensial diantaranya Sublimat belerang yang sudah dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan industri kimia.
Sumber mata air panas bertipe asam sulfat khlorida dengan suhu tujuh puluh derajat celcius dan pH sekitar dua koma enam terdapat didekat lapangan solfatara Ijen. Danau kawah ijen merupakan reaktor multi komponen yang didalamnya terjadi berbagai proses, baik fisika maupun kimia antara lain pelepasan gas magmatik, pelarutan batuan, pengendapan, pembentukan material baru dan pelarutan kembali zat-zat yang sudah terbentuk sehingga menghasilkan air danau yang sangat asam dan mengandung bahan terlarut dengan konsentrasi sangat tinggi.
Kawah IjenSelain menuju permukaan danau, pengunjung dapat juga mengelilingi kaldera yang memakan waktu kurang lebih seharian penuh.

Pendakian ke kawah ijen umumnya disarankan dimulai pada pagi hari. Demi alasan keamanan pendakian dari Paltuding ditutup selepas pukul empat belas waktu indonesia bagan barat karena pekatnya asap dan kemungkinan arah angin yang mengarah ke jalur pendakian.
Selengkapnya...

Indonesia Kapan??


NASA bersama dengan Kementrian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang kemarin merilis Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer (ASTER) Global Digital Elevation Model (GDEM), sebagai peta digital topografi bumi yang baru yang diklaim sebagai yang terlengkap dari yang pernah ada sebelumnya. Demikian disampaikan oleh Woody Turner, ASTER program scientist di kantor pusat NASA, Washington.
GDEM diproses menggunakan stereo-correlating 1,3 juta scene arsip image optik ASTER. Meliputi 83 derajat lintang utara dan 83 derajat lintang selatan, yang berarti hampir 99% permukaan bumi tercover oleh GDEM dengan tingkat ketelitian 30 meter, mengalahkan dataset SRTM yang hanya mengcover 80% permukaan bumi dengan tingkat ketelitian 90 meter. Selengkapnya...

Just Share - Google Earth Engine-


Google merilis produk terbaru dari Google Labs yang diberi nama Google Earth Engine bersamaan dengan the International Climate Change Conference di Cancun, Mexico. Google Earth Engine adalah teknologi terbaru dari Google yang menyediakan data dan citra satelit yang belum di publish sebelumnya untuk tujuan penelitian.
Forest cover loss in the Congo for the past 10 years

Dengan Google Earth Engine, para peneliti dan scientist bisa memanfaatkannya untuk analisis monitoring dan pengukuran perubahan lingkungan bumi
dalam skala global. Data ini termasuk citra satelit Landsat 25 tahun terakhir dan juga citra satelit MODIS. Platform teknologi yang digunakan memanfaatkan infrastruktur Google Cloud. Google menyediakan tool analisis ini secara gratis untuk scientist dan negara berkembang untuk memanfaatkannya.

Google yang merilis platform Google Earth Engine pada Konferensi Perubahan Iklim Internasional ingin menunjukkan bahwa tool ini memungkinkan para ilmuwan untuk memonitor hutan dari komputer mereka dalam hitungan detik. Gambar hutan yang ditampilkan layanan ini diambil melalui satelit milik Amerika Serikat dan Prancis kemudian dimasukkan ke pusat data dengan menggunakan teknologi cloud computing. Gambar diatas adalah contoh data “Forest Cover Loss” di Congo Afrika selama 10 tahun (2000 – 2010) menggunakan data Landsat ETM+.
www.inigis.com
Selengkapnya...

Just Share - Overlay Peta Raster dg Google Earth-


(menggabungkan peta raster dengan google earth)


Google Earth adalah suatu aplikasi pemetaan yang mampu memberikan gambaran secara visual yang berasal dari citra satelit terhadap suatu lokasi di permukaan bumi. Tidak hanya dalam bentuk foto (dua dimensi), aplikasi ini memungkinkan pula untuk menampilkan suatu lokasi dalam bentuk tiga dimensi sehingga bentuk kontur dari permukaan bumi bisa tambil dalam grafik tiga dimensi yang memukau. Bahkan dibeberapa tempat dengan bantuan fitur tambahan berupa Google Sketchup, pengguna bisa melihat bentuk suatu bangunan secara lebih detil. Dengan segudang keunggulan tersebut, pengguna bisa menjalankan aplikasi ini secara gratis alias tanpa perlu membayar sepersenpun.

Salah satu fitur yang menarik pada Google Earth adalah Image Overlay. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan sendiri suatu peta raster secara menumpuk dibagian atasnya. Dengan fitur ini, peta citra satelit yang ada pada Google Earth bisa dipadukan dengan peta lain yang sekiranya memiliki data lebih informatif, sehingga bisa lebih bermanfaat bagi pengguna.

Sebagai contoh, anda mungkin telah akrab dengan peta Gunther yang telah banyak dijual di toko-toko buku. Peta Gunther memang memiliki kandungan informasi yang cukup detil terhadap suatu wilayah, namun apa yang tergambar dalam peta tersebut lebih cenderung kearah simbol bukan bentuk sebenarnya dari apa yang terdapat dilapangan. Sedangkan Google Earth, meskipun tidak menampikan kondisi dilapangan secara real time, aplikasi ini mampu menyajikan kondisi suatu lokasi secara visual (foto) dari berbagai tingkat ketinggian.

Dikarenakan peta Gunther merupakan peta yang memiliki skala cukup baik, maka dimungkinkan untuk menggabungkannya dengan aplikasi Google Earth. Peta yang tidak memiliki skala penggambaran dengan benar akan mengalami kesulitan saat di-overlay ke aplikasi ini, karena akan ada bagian-bagian yang tidak akan pernah bisa cocok dengan citra satelit yang telah ada.




Adapun langkah-langkah untuk menampilkan suatu peta secara overlay dengan aplikasi Google Earth adalah sebagai berikut:


1. Klik toolbar atau bisa juga melalui menu "Add->Image Overlay"
2. Klik tombol "Browse" dan pilih file peta raster yang ingin anda tampilkan.
3. Atur atau geser slide bar "Transparency" sedemikian rupa, sehingga tingkat transparansi dari peta yang ditambahkan tersebut masih cukup jelas terlihat diantara foto citra satelit.
4. Untuk memindahkan peta overlay, arahkan pointer mouse ke bagian tengah peta dan seret/pindahkan ke lokasi dimana peta tersebut seharusnya berada.
5. Peta yang anda upload akan memiliki batas tepian berupa garis berwarna hijau pada semua sudutnya. Berdasarkan garis panduan tersebut yang perlu anda lakukan adalah tinggal menarik/menggeser/memutar peta yang telah ditambahkan sedemikian rupa, sehingga garis-garis yang terdapat pada peta tersebut bersesuaian atau berhimpit dengan objek-objek yang terdapat pada foto citra satelit Google Earth.
Catatan: Anda bisa melakukan proses pemindahan, menggeser, memutar dan menskala ulang peta overlay hanya pada saat jendela Layer aktif.

Nah, setelah kelima proses tersebut selesai dlakukan, anda bisa melakukannya lagi untuk peta-peta halaman lainnya yang nantinya bila telah digabungkan secara keseluruhan akan diperoleh suatu peta utuh wilayah Jakarta. Peta Gunther ini nantinya bisa anda lihat dan telusuri dalam berbagai tingkat zoom, bisa diputar tanpa harus terkoneksi lagi melalui internet. Dengan kata lain, Google Earth bisa menjadi aplikasi gratis untuk menampilkan berbagai peta raster tanpa perlu memerlukan pengetahuan dibidang pemetaan .
Selengkapnya...

Just Share -Tinggi Gunung-


Sudah di urutkan dari yang tertinggi

Gunung Wetar Memiliki Tinggi 5.282 meter Berada di Propinsi Maluku
Gunung Jaya/Ngapulu Memiliki Tinggi 5.030 meter Berada di Propinsi Papua
Gunung Api Memiliki Tinggi 5.000 meter Berada di Propinsi Pulau Sangir
Gunung Dwikora Memiliki Tinggi 4.750 meter Berada di Propinsi Papua
Gunung Trikora Memiliki Tinggi 4.750 meter Berada di Propinsi Papua
Gunung Mandala Memiliki Tinggi 4.700 meter Berada di Propinsi Papua
Gunung Wurlali Memiliki Tinggi 4.668 meter Berada di Propinsi Maluku
Gunung Yamin Memiliki Tinggi 4.595 meter Berada di Propinsi Papua
Gunung Laworkawra Memiliki Tinggi 4.481 meter Berada di Propinsi Maluku
Gunung Leuser Memiliki Tinggi 4.446 meter Berada di Propinsi DI Aceh
Gunung Serawema Memiliki Tinggi 4.355 meter Berada di Propinsi Maluku
Gunung Legatala Memiliki Tinggi 4.241 meter Berada di Propinsi Maluku
Gunung Nieuwerkerk Memiliki Tinggi 4.185 meter Berada di Propinsi Maluku
Gunung Derabaro Memiliki Tinggi 4.150 meter Berada di Propinsi Papua
Gunung Kerinci Memiliki Tinggi 3.800 meter Berada di Propinsi Sumatra Barat
Gunung Batutara Memiliki Tinggi 3.750 meter Berada di Propinsi NTT
Gunung Rinjani Memiliki Tinggi 3.726 meter Berada di Propinsi Lombok
Gunung Mahameru Memiliki Tinggi 3.676 meter Berada di Propinsi Jawa Timur
Gunung Semeru Memiliki Tinggi 3.676 meter Berada di Propinsi Jawa Timur
Gunung Anuan Memiliki Tinggi 3.673 meter Berada di Propinsi Sulawesi Selatan
Gunung Rantemado Memiliki Tinggi 3.445 meter Berada di Propinsi Sulawesi Selatan
Gunung Slamet Memiliki Tinggi 3.418 meter Berada di Propinsi Jawa Tengah
Gunung Sumbing Memiliki Tinggi 3.371 meter Berada di Propinsi Jawa Tengah
Gunung Yaramamafaka Memiliki Tinggi 3.370 meter Berada di Propinsi Papua
Gunung Arjuna Memiliki Tinggi 3.339 meter Berada di Propinsi Jawa Timur


Gunung Raung Memiliki Tinggi 3.332 meter Berada di Propinsi Jawa Timur
Gunung Awu Memiliki Tinggi 3.330 meter Berada di Propinsi Sulawesi Utara
Gunung Kulawi Memiliki Tinggi 3.311 meter Berada di Propinsi Sulawesi Tengah
Gunung Lawu Memiliki Tinggi 3.265 meter Berada di Propinsi Jawa Timur
Gunung Sonjo Memiliki Tinggi 3.225 meter Berada di Propinsi Sulawesi Tengah
Gunung Welirang Memiliki Tinggi 3.166 meter Berada di Propinsi Jawa Timur
Gunung Dempo Memiliki Tinggi 3.159 meter Berada di Propinsi Bengkulu
Gunung Agung Memiliki Tinggi 3.142 meter Berada di Propinsi Bali
Gunung Merbabu Memiliki Tinggi 3.142 meter Berada di Propinsi Jawa Tengah
Gunung Argopuro Memiliki Tinggi 3.088 meter Berada di Propinsi Jawa Timur
Gunung Redoura Memiliki Tinggi 3.083 meter Berada di Propinsi Papua
Gunung Mueajan Memiliki Tinggi 3.079 meter Berada di Propinsi DI Aceh
Gunung Cireme Memiliki Tinggi 3.078 meter Berada di Propinsi Jawa Barat
Gunung Gandadinata Memiliki Tinggi 3.074 meter Berada di Propinsi Sulawesi Selatan
Gunung Bandahara Memiliki Tinggi 3.030 meter Berada di Propinsi DI Aceh
Gunung Panet sagu Memiliki Tinggi 3.019 meter Berada di Propinsi DI Aceh
Gunung Pangrango Memiliki Tinggi 3.019 meter Berada di Propinsi Jawa Barat
Gunung Binaiya Memiliki Tinggi 3.019 meter Berada di Propinsi Maluku
Gunung Balease Memiliki Tinggi 3.016 meter Berada di Propinsi Sulawesi Selatan
Gunung Abong-abong Memiliki Tinggi 3.015 meter Berada di Propinsi DI Aceh
Gunung Kwoko Memiliki Tinggi 3.000 meter Berada di Propinsi Papua
Selengkapnya...

Puncak Abadi Para Dewa





Enam belas Desember 30 tahun lalu, Soe Hok Gie, tokoh mahasiswa dan pemuda, meninggal dunia di puncak Gunung Semeru, bersama Idhan Dhanvantari Lubis. Sosok dan sikapnya sebagai pemikir, penulis, juga aktivis yang berani,



Rasa penasaran ini muncul ketika saya membaca buku 5cm maupun catatan harian Soe Hok Gie,,berbekal rasa penasaran inila saya berangkat menuju gunung semeru bersama rekan2 saya. perjalanan cukup panjang. dimulai dari kampus ITS dini hari hingga sampai pada terminal Tumpang menjelang subuh yang memakan waktu 3 jam. kemudian melanjutkan perjalanan menuju desa terakhir yakni ranu Pane. seperti namanya, desa ini terdapat sebuah danau yang dinamakan Ranu pane. perjalanan selanjutnya adalah menuju Ranu Kumbolo.




Ranupane-Ranu Kumbolo (Danau) sekitar 3-4 jam.Biasanya pendaki istirahat di tempat ini 1 malam (atau di Ranupane bila kemalaman waktu tiba di Ranupane) . ketika sampai di Ranu Kumbolo, saya benar2 merasa berada pada dunia lain. subhanallah. pemandangan yang disuguhkan benar-benar membuat saya takjub. tidak sia-sia perjalanan saya yang begitu melelahkan rasanya terbayar sudah. kami bergegas menuju tepian danau, disana ternyata banyak juga yang sedang berkemah. tegur sapa tidak bernah putus ketika kami berpapasan dengan pendaki lain.

keesokan harinya bertepatan dengan hari kemerdekaan RI, kami mengadakan upacara bendera di tepi danau. suasana begitu khidmat dan penuh penghayatan. setelah itu, kami melanjutkan perjalanan menuju puncak, perjalanan membutukan waktu 3-4 jam hingga cemoro tunggal (vegetasi terakhir), seperti namanya yakni merupakan sebuah pohn cemara yang tinggi menjulang, sebagian besar para pendaki mnyebutnya demikian sebagai tanda bahwa mwrwka akan meninggalkan wilayah bervegetasi menuju wilayah berpasir (abu vulkanik). perjalanan dari cemoro tunggal hingga puncak sekitar 4-5 jam. lamanya perjalanan dikarenakan kondisi medan yang berpasir dan curam, tak jarang para pendaki sampai berjalan tertatih-tatih, ditambah hawa dingin yang menusuk tulang. perjalanan menuju puncak dimulai dini hari hingga diperkirakan mencapai puncak ketika matahari terbit.

TAkjub. itulah yang saya rasakan ketika berada di puncak Mahameru, sebuah tanah lapang dimana ditengahnya tertancap kokoh memoriam Soe Hok Gie& rekannya di tanah tertinggi di Pulau Jawa. dari sini terlihat beberapa puncak gunung, diantaranya bromo, arjuno-welirang, Batok, dll. benar-benar seperti negeri di atas awan. saya mengahampiri memoriam tersebut, sekilas saya membayangkan seorang pemuda yang benar2 hebat, ahh, saya membayangkan andaisaja dia masih hidup dan melihat carut marutnya negeri ini. apa yang akan dilakukannya?

Matahari mulai terbit, awan2 yang tadinya seperti permadani putih kini mulai nampak semburat warna emas. Sekali LAgi saya disuguhkan pemandangan yang begitu mengagumkan dan yang mengingatkan saya betapa besarnya Sang maha Pencipta.

saya tidak bisa berlama-lama di sini karena saya sudah mulai terkena gejala hipotermia, saya memutuskan untuk turun terlebih dahulu. perjalanan dari puncak turun menuju ke cemoro tunggal memakan waktu kurang dari 15 menit! saya memutuskan untuk menunggu teman2 teman disini, sembari merenungi perjalanan yang telah saya alami. sekali ini, melalui perjalanan ini, bahwa Engkau kembali menunjukkan KebesaranMu dan menunjukkan betapa kecil dan lemahnya manusia,, Selengkapnya...

Arjuno-Welirang



Gunung Arjuno (3.339 m dpl) adalah gunung api tua dan sudah tidak aktif, Sedangkan Gunung Welirang (3.156 m dpl), masih ada aktifitas yang ditunjukkan dengan adanya kawah belerang. Gunung Arjuno dan Gunung Welirang terletak pada satu gunung yang sama dan terletak dalam satu rangkaian dengan Gunung Anjasmoro dan Gunung Ringgit. Pada lembah-lembah diantaranya, terutama di lereng Gunung Arjuno dan Ringgit, terdapat puluhan peninggalan purbakala yang berserakan dan belum ditangani secara tuntas. Sebagian tertutup semak-belukar.

Penemuan besar terakhir terjadi pada Juni 1988, yang meliputi bangunan persajian, batu perdupaan, bangunan berundak, arca batu, wadah batu dan gua pertapaan, yang dikerjakan sekitar tahun 1400-an. Hal ini ditunjukkan dengan angka tahun 1364 Saka atau 1442 Masehi yang terpahatkan di balok batu Candi Laras atau Candi Gambir di ketinggian kurang lebih 1400 m.dpl. Coordinates: 7°45''53"S 112°35''26"E

dari Surabaya kita naik bis jurusan Malang atau sebaliknya, turun di Pandaan dan ganti minibus ke jurusan Tretes. Tretes (860 m.dpl) ‘merupakan Tempat Wisata dan Hutan Wisata. Di situ juga terdapat dua air terjun yang indah, yaitu air terjun Kakek Bodo. Di Tretes banyak tersedia hotel maupun losmen, hawanya sejuk dan merupakan tempat peristirahatan yang nyaman.

Besok paginya kita dapat mulai mendaki, dan kira-kira 45 menit perjalanan kita jumpai jalan bercabang, kekiri ke arah Gunung Arjuno, atau lurus langsung kearah ke puncak Gunung Welirang. Dari pondok sampai ke puncak Gunung Welirang ini kita melewati hutan Cemara dan kita akan kita akan sampai di puncak G. Welirang setelah perjalanan 3 - 4 jam. Jalur pendakian dari Tretes sampai Gunung Welirang merupakan jalan berbatu yang tertata rapi , tetapi merupakan siksaan tersendiri untuk perjalanan turun.

Dari Puncak Gunung Welirang, yang ditandai dengan batu besar, kita bisa menyaksikan pemandangan menarik kearah Selekta, Tretes dan kaki-kaki langit di Selat Madura. Di bawah puncak Gunung Welirang ada dua kawah berwarna kekuningan yang menyemburkan gas beler\nang; Kawah Jero yang besar dan lebih dalam dan Kawah Plupuh. Bijih belerang di Kawah Jero inilah yang ditambang secara tradisional. Bila kemalaman kita bisa berteduh di gua-gua disekitar Puncak. Bagi yang tidak tahan aroma belerang sebaiknya tidak berlama-lama berada disekitar Puncak dan kawah, karena akan menyebabkan pening. Perlu waktu 3 - 4 jam untuk turun ke Tretes dari Puncak G. Welirang.



Selengkapnya...

awalnya..

entah bermula darimana jiwa petualang saya muncul. mungkin saat memasuki bangku kuliah ini. padahal sebelumnya (waktu SMA) tidak pernah terbesit sedikitpun untuk melakoni hal yang saya lakukan sekarang.

bermula saat saya (iseng2) memasuki salah satu UKM (seperti kegiatan ekstrakulikuler) di kampus. PLH SIKLUS ITS namanya. yakni organisasi yang bergerak di bidang konservasi lingkungan hidup. Sesuai dengan namanya, organisasi ini lahir di kampus ITS pada tahun 1988, didirikan oleh mahasiswa2 hebat yang kritis akan masalah lingkungan yang semakin banyak, sifat kritis inilah yang mulai pudar oleh generasi muda sekarang.

namun, setelah masuk didalamnya. tidak hanya ilmu konservasi yang saya dapatkan, muali dari ilmu manajemen2, (bukan manajeman ekonomi,hehe) tetapi mengenai manajemen diri, manajemen kegiatan, manajemen organisasi dan lainnya yang tentunya tidak saya dapatkan di bangku perkuliahan. ilmu2 hardskill seperti hiking, dan rafting juga dipelajari disana, . saat itulah,,jiwa petualang yang tadinya tertidur,mulai bangun.

telah 3 tahun saya berada disini,berbagai penglaman petualangan telah saya dapatkan. tak hanya itu,, rasa persaudaraan antar sesama anggota tetap erat meskipun ada beberapa teman yang lulus kuliah, atau sudah menikah. komunikasi tidak pernah putus. rasa persaudaraan inilah yang membuat saya tetap berjibaku di sekretariat PLH SIKLUS ITS.

beberapa posting berikut saya akan menuliskan beberapa pengalaman saya saat berpetualang bersama teman2.. Selengkapnya...

Jadwal Sholat

Google Talk

ini contoh saja

Buku Tamu

Just Me..

Foto Saya
matoes'
ITS-geomatic Engineering Travelling Holic
Lihat profil lengkapku

Look @ Me

Look @ Me
im just an ordinary girl who want to be extraordinary,,

Pages

join